Begadang hingga larut malam atau dini hari ternyata tak baik bagi kesehatan otak. Menurut penelitian, orang yang kerap begadang memiliki konektivitas otak yang lebih lambat dibandingkan dengan yang tidak begadang. Orang yang terbiasa begadang dan bangun setelah matahari terbit, memiliki pola aktivitas otak yang berbeda dibandingkan dengan orang yang tidur cepat dan bangun pagi. Pola aktivitas otak pada orang yang begadang cenderung lebih lambat dalam hal sinkronisasi setiap bagian otak.

Konektivitas otak yang lebih rendah ini dikaitkan dengan fokus yang lebih buruk, reaksi yang lebih lambat, dan kantuk yang meningkat pada jam kerja. Penelitian ini menganalisis pola tidur 38 partisipan. Para peserta memakai pelacak aktivitas dan menjalani tes untuk mengukur kadar hormon. Kemudian, otak peserta juga dipindai saat sedang beristirahat.

Penelitian Tentang Begadang :

Hasil pemindaian otak menunjukkan bahwa orang yang tidak begadang memiliki konektivitas otak yang lebih tinggi daripada orang yang bedagang. Mereka juga memiliki kinerja dan reaksi yang lebih baik selama bekerja. Konektivitas otak yang lebih rendah terlihat pada orang begadang yang berujung pada kinerja yang buruk, reaksi yang lamban dan kantuk yang meningkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here