Seiring berkembangnya zaman, manusia dituntut untuk terus berpikir kreatif dan inovatif. Itulah yang terus dilakukan oleh Trisno atau lebih akrab dipanggil Kang Tris. Ia adalah inisiator dari desa menari, yang terletak di lereng Telomoyo, Semarang. Keberadaan desa menari ini dimaksudkan untuk memberdayakan sumber daya yang ada di wilayah tempat tinggalnya, baik sumber daya alam dan sumber daya manusia.

Potensi masyarakat sekitar yang dari dulu gemar akan kesenian tari rakyat, menjadi sebuah pondasi utama dari Desa Menari. Selain itu, berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari pun menjadi potensi yang diangkat dalam pemberdayaan masyarakat bertajuk Desa Menari.

Pertunjukan tari dari anak-anak Desa “Menari” Tanon

Sistem yang diterapkan di Desa Menari ini menggunakan sistem Management terbuka, semua dikelola oleh masyarakat sekitar. Sehingga semua kegiatan bisa terorganisir dengan baik, mulai dari karang taruna dan orang tua yang tergabung.

Kang Tris mengakui bahwa sebenarnya dari segi wisata alam Desa Menari tidak begitu menggoda, namun ia bertutur, “Sesuatu yang menarik itu tidak selalu berasal dari yang sudah ada namun sesuatu yang menarik itu merupakan kreativitas kita.” Itulah yang menjadi semangat Kang Tris untuk terus membangun Desa Menari.

“Awalnya masyarakat bingung, bagaimana bisa menjadi magnet wisatawan dan apa desa menari itu, tapi lama kelamaan masyarakat jadi mengerti akan potensi ini.”, tutur Kang Tris.

Desa Menari x Oorth

Dalam pemberdayaan yang dilakukan oleh Kang Tris melalui Desa Menari, ia membangun 6 pilar utama di Desa tersebut, meliputi spiritual masyarakat, kesehatan, pendidikan, kewirausahaan, lingkungan, dan penerapan teknologi tepat guna.

Berbagai paket ditawarkan di Desa Menari ini, mulai dari paket outbond ndeso, sinau urip ndeso, paket wisata pendidikan luar sekolah, dan masih banyak lagi. Paket-paket yang ditawarkan oleh Desa Menari kebanyakan merupakan paket aktivitas. Wisatawan yang hadir pun diajak untuk stay di homestay milik warga, hal tersebut dimaksudkan supaya mereka bisa lebih mengenal dan merasakan aktivitas desa.

Kang Tris mempersilahkan wisatawan ikut berlatih tari bersama anak-anak Desa “Menari” Tanon

 

Kang Tris dalam kolaborasi dengan Oorth menuturkan, “Kami bangga dengan adanya Oorth sebagai aplikasi sosial media komunitas karya asli rekan-rekan dari Solo ini makin mempermudah untuk pemberdayaan komunitas di Desa Menari ini. Fitur Siap Bantu dalam Oorth juga bisa mempermudah wisatawan untuk mengetahui letak homestay warga dan jasa apa pun dari warga di Desa Menari ini sebagai daya tarik wisatanya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here