Oorth untuk Solo Smart City

0
97

Kamis, 6 Desember 2018 lalu, pemerintah Kota Surakarta dalam hal ini Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) menggelar Workshop Solo Smart City di Hotel Baron, Solo. Diikuti oleh sejumlah 120 peserta berasal dari Perangkat Daerah dan akademisi.

Dalam workshop ini dipaparkan Masterplan Solo Smart City tahun 2018-2025 oleh Ketua Dewan Smart City, keterbukaan informasi publik oleh Akademisi Universitas Duta Bangsa, keamanan informasi oleh ESET dan juga pemanfaatan media sosial di ranah UMKM oleh OORTH.

“Harapan kami adalah melalui workshop ini diharapkan komitmen dari seluruh perangkat daerah konsisten dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui teknologi informasi berbasis budaya yang dimiliki oleh Pemerintah dan masyarakat Kota Surakarta,” ungkap Kepala Diskominfo SP, Kentis Ratnawati.

Event ini sebagai bagian dari sinergitas Kementerian Komunikasi dan Informatika RI dengan Pemerintah Kota Surakarta, sebagai salah satu dari 100 kota di Indonesia untuk percontohan Smart City setelah sebelumnya dilaksanakan bimbingan teknis sebanyak empat kali.

Dari bimbingan teknis tersebut menghasilkan program Quick Win Solo Smart City seperti SI BAPAK ON (Sistem Bayar Pajak Online), TAPE PASAR (Teknologi Aplikasi E-Retribusi Pasar) dan BPMKS Siswo Winasis.

Oorth dalam Program Smart City

CEO Oorth, Krishna Adityangga memberikan presentasi tentang Oorth

“Oorth hadir sebagai sebuah aplikasi community experience media dan masuk menjadi pelengkap puzzle dalam aplikasi smart city yang ada di Indonesia. Aplikasi ini menangkap permasalahan bahwa masyarakat cerdas adalah masyarakat yang  berhasil memanfaatkan potensi teknologi digital dan perangkat yang terhubung dengan penggunaan jaringan digital untuk meningkatkan kehidupan dirinya dan sekitarnya.” Ujar CEO Oorth, Krishna Adityangga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here