Di Bulan Ramadhan, umat islam diwajibkan untuk berpuasa hampir 1 hari penuh. Umat islam tidak diperbolehkan untuk makan dan minum selama seharian. Selain menahan lapar dan haus, orang-orang harus pintar menjaga kondisi tubuhnya, termasuk salah satunya bau mulut.

Nah, karena tidak ada satupun makanan dan minuman yang boleh masuk ke dalam organ pencernaan, rasa khawatir akan memiliki nafas yang tidak sedap pun muncul. Memang, salah satu penyebab timbulnya bau mulut (halitosis) karena kondisi lambung yang kosong serta mulut yang kering.

Tentunya, setiap orang ingin memiliki nafas yang segar serta terhindar dari aroma tak sedap yang keluar dari mulut. Namun, karena satu dan lain hal, seseorang harus menerima kondisi mulutnya yang sedang tidak baik sehingga menimbulkan bau mulut yang kurang sedap. Memang, apa saja sih faktor yang menyebabkan bau mulut timbul pada seseorang?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, biasanya halitosis disebabkan oleh kondisi mulut yang kering (xerostomia), kondisi lambung yang kosong, serta kondisi gigi yang mati (gangren).

Bau mulut yang berasal dari rongga mulut dapat disebabkan oleh pembusukan sisa-sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi, gigi palsu yang tidak pernah dibersihkan, bakteri yang berasal dari gigi mati (gangren) dan bakteri yang berkumpul pada plak atau karang gigi di permukaan gigi.

Cara menghilangkan bau mulut

Nah, agar nafas tetap segar sepanjang hari, ada beberapa tips dan cara yang bisa Anda coba, nih. Sebenarnya, bau mulut dapat hilang dengan sendirinya jika faktor yang menjadi penyebabnya sudah tidak ada lagi, seperti penumpukan sisa makanan di gigi berlubang atau adanya plak pada karang gigi.

Hal terpenting yang harus dilakukan adalah menjaga kebersihan mulut serta saluran pernapasan. Berikut adalah hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan bau mulut:

  • Sikatlah gigi Anda secara teratur dari arah gusi ke ujung permukaan gigi, dengan menggunakan sikat gigi yang berbulu lembut

  • Berkumurlah dengan mouthwash tanpa alkohol setiap pagi atau malam sebelum tidur;

  • Gunakanlah benang gigi untuk menghilangkan plak dan sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi;

  • Sikatlah permukaan lidah dengan sikat gigi atau pembersih lidah yang bertekstur halus dan lembut;

  • Bersihkanlah karang gigi secara rutin setiap enam bulan sekali;

  • Segera cabut gigi yang sudah mati (gangren) agar tidak ada penumpukan bakteri pada gigi yang membusuk;

  • Segerakan menambal gigi yang berlubang agar tidak ada sisa makanan, plak dan karang gigi dalam lubang gigi;

  • Perbanyaklah mengonsumsi air putih, sayur dan buah agar produksi air liur dapat meningkat.

  • Kurangilah frekuensi merokok (jika Anda perokok aktif)

Dalam beberapa kasus, bau mulut dapat terjadi sebagai efek dari beberapa penyakit, salah satunya diabetes mellitus. Untuk menghilangkan bau mulut karena hal ini, sangat disarankan untuk menemui tenaga medis agar mendapat perawatan yang sesuai dengan penderitanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here