Sebagai kalangan yang berada di usia produktif, generasi milenial bisa dengan bebas melakukan berbagai hal yang disenangi. Banyak aktivitas dan kebutuhan menjadikan generasi milenial boros. Fakta ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan jika kita menengok apa saja yang selama ini dilakukan masyarakat milenial. Di artikel ini, kita akan coba mengupas faktor-faktor apa yang menyebabkan milenial dikatakan boros.

Berada di usia yang produktif, antara 25-24 tahun, generasi milenial ada di usia keemasan manusia dalam hidup. Pada rentang usia tersebut, manusia memang sedang waktunya untuk mewujudkan banyak mimpi dan cita-cita. Mari kita buat perumpamaan. Sebut saja Andi, usia 26 tahun, yang berasal dari Jawa Tengah. Andi baru 2 tahun lalu mendapat gelar sarjana di kampusnya. Setelah lulus, ia memutuskan untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan pendidikan terakhirnya, yakni di bidang IT. Setelah beberapa bulan mencari pekerjaan, Andi akhirnya diterima di salah satu konsultan IT di Jakarta.

Sebagai seorang fresh graduate, penghasilan yang diterima Andi tidaklah begitu besar, (meskipun juga tidak kurang). Jika dikelola dengan baik, Andi bisa mencukupi semua kebutuhannya dan menyisihkan sedikit uang untuk ditabung. Namun, realitanya tidak semudah apa yang sudah direncanakan. Bekerja di kota besar membuat Andi harus mengeluarkan uang tambahan untuk mencari kos sebagai tempatnya tinggal.

Belum lagi ia mau tidak mau harus mengikuti gaya hidup anak muda di Jakarta yang bisa dibilang cukup menguras isi dompet, seperti sering nongkrong di kedai kopi kekinian dan membeli pakaian bermerek dengan yang harganya selangit.

Contoh diatas adalah salah satu contoh realita yang terjadi pada kebanyakan generasi milenial, utamanya mereka di kota besar. Tuntutan untuk memenuhi gaya hidup yang semakin tinggi tidak sebanding dengan penghasilan rutin yang mereka dapatkan. Jangankan untuk menabung, banyak contoh yang menyimpulkan untuk bertahan sampai akhir bulan saja mereka mengalami kesulitan.

Lebih Bijak Menggunakan Uang Untuk Hindari Milenial Boros

Temuan ini tentu cukup memprihatinkan bagi para generasi milenial, terlebih semakin hari harga kebutuhan semakin naik. Tuntutan gaya hidup membuat mereka lupa untuk menghemat pengeluaran dan menyisihkan uang untuk ditabung. Hari-hari para milenial diisi dengan hal-hal yang sifatnya boros dan menghambur-hamburkan uang. Bahkan beberapa hasil riset mengatakan milenial terancam tidak bisa membeli rumah sendiri lho! Wah cukup miris ya.

Padahal, jika bijak dalam menggunakannya, uang yang dihabiskan untuk sekedar nongkrong dan ngopi cantik tersebut bisa dihemat. Ataupun jika anda cukup cerdas dan kreatif, uang tersebut bisa anda investasikan ke dalam tabungan, reksadana, ataupun produk perbangkan lainnya.

Jadi untuk anda khususnya yang termasuk generasi milenial, ingatlah satu hal bahwa perjalanan hidup anda masih panjang. Akan banyak hal-hal yang harus anda hadapi, terutama yang berkaitan dengan masalah keuangan. Mungkin saat ini anda bisa bersantai karena tidak ada tanggungan lain selain diri anda sendiri. Namun dikemudian hari anda akanĀ  menghadapi fase-fase dimana anda harus mempersiapkan segala kemungkinan yang berkaitan dengan keuangan. Bijak menggunakan uang di usia muda adalah salah satu cara mempersiapkan keuangan di masa depan. Semoga bermanfaat, milenials!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here