Hong Kong (28/01) – CEO Oorth Krishna Adityangga diundang oleh Indonesian Muslim Association in Hong Kong (IMAH) untuk menjadi pembicara dalam gelar wicara (talkshow) bertajuk halal food, Minggu (28/01/2018). Acara yang dihadiri sekitar 264 peserta ini berlangsung di Olympic House, Causeway Bay, Hong Kong. Dalam acara ini juga mengundang aktris Dhini Aminarti dan aktor Dimas Seto serta dihadiri KJRI Bidang Ekonomi Erwin Muhammad Akbar, Atase Teknis Kepolisian KJRI Danur Lieantara, dan Kepala BRI Remittance Hong Kong Roby F Sastraatmadja.

Ketua Indonesian Muslim Association in Hong Kong (IMAH) Bambang Iswana mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin IMAH untuk terus memberikan pemahaman keislaman di negera yang mayoritas nonmuslim. “Mengangkat tema halal food, acara ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat muslim Indonesia yang ada di Hong Kong agar bagaimana mempunyai komitmen untuk mengkonsumsi makanan dan produk halal di Hong Kong,” kata Bambang.

Komunitas masyarakat muslim Indonesia yang tinggal di Hong Kong jumlahnya cukup besar, yaitu sekitar 156.000 orang. Dari jumlah tersebut sebagian besar merupakan buruh migran yang bekerja di bidang informal. Sehingga sangat penting bagi komunitas muslim Indonesia untuk memberikan pemahaman lebih dalam tentang pentingnya mengkonsumsi makanan halal. Saat ini, jumlah restoran halal yang terdaftar di IMAH mencapai 60 restoran tersebar di seluruh wilayah di Hong Kong.

Krishna Adityangga yang menjadi pemateri berbicara tentang pentingnya sebagai muslim untuk mempunyai pengetahuan tentang makanan halal. Apalagi saat tinggal di negara yang mayoritas nonmuslim sehingga sangat mudah menemukan makanan-makanan haram. Halal bukan sekadar barang atau makanannya yang halal, tetapi bagaimana mempunyai pengetahuan halal tersebut, baik saat menjadi konsumen maupun produsen.

“Sebagai konsumen, kita perlu paham tentang zat-zat yang halal atau haram dan bagaimana cara mengolahnya. Sedangkan pada saat mengkonsumsi makanan halal, pertama-tama harus tahu apakah makanan tersebut mengandung zat yang diharamkan seperti daging babi atau tidak. Selain itu, kita juga harus tahu direktori halal atau restoran-restoran halal yang ada di negeri orang.” Ungkap Krishna Adityangga yang saat ini fokus mengembangkan aplikasi media sosial Oorth.

Terlepas dari itu, masyarakat Indonesia di Hong Kong cukup menyambut kehadiran oorth. Menurut Krishna, media sosial Oorth dapat dikembangkan untuk menyediakan direktori halal. “Nantinya kita akan kembangkan ke arah itu agar dapat mempermudah masyarakat Indonesia khususnya yang ada di luar negeri untuk menemukan restoran-restoran halal,” imbuh Krishna. (Mukhsin)

The place To Purchase http://www.cheapfootballshirtsvips.co.uk/ Low cost Football Shirts
From the stadium to the streets, discover football replica kits made in Manchester United Home Football Shirt 2018/2019 your young athlete. We spare no efforts to supply the most complete vary of football shirts available Tottenham Hotspur Home Football Shirt 2018/2019 at the online store, similar to clothes for Atletico Madrid, Borussia Dortmund, Sevilla, Paris Saint Germain, Monaco , Marseille , Ajax, Benfica , Porto, Celtic, Rangers, Boca Juniors, Flamengo, AS Roma , Lazio Real Madrid 3rd Away Football Shirt 2018/2019 and Schalke 04. We are going to replace the newest Barcelona Training Shirt information of low-cost football kits of the FIFA World Cup, English Premier League, Italian Serie A, Spanish La Liga, German Bundesliga, French Ligue 1, and different Tottenham Hotspur Away Football Shirt 2018/2019 vital matches.
Then merely take a look at Lovell football’s selection Manchester United Home shirt 2018/2019 of duplicate football shirts priced at £20 or beneath. Discount Football Kits was established Man Utd 3rd Shirt 2018/2019 in 1979 and was accountable for creating one the UK’s first web sites devoted to supplying football kits – has now been operating for more than 10 years. Regardless of Kimmy K telling Ryan Arsenal Away Shirt 2018/2019 Seacrest that she and Kris wanted Genuine Low cost football shirts to attend a yr or so, it seems they are already thinking about a child.
The stitching on genuine shirts will always be Inter Milan Home Football Shirt 2018/2019 uniform and the tackle twill lettering will lay flat and even with the jersey, while fakes could have inconsistent, unfastened and frayed stitching with mismatched thread genuine shirts have deep, true colors on heavy sturdy mesh with spandex panels.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here